Makkah - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag meninjau bus shalawat. Seperti apa kondisi transportasi gratis untuk jamaah haji ini saat ini?
Media Center Haji mengikuti rombongan Dirjen Haji dan Umroh Kemenag Abdul Djamil memantau transportasi gratis dari pemondokan jamaah haji menuju Masjidil Haram, Sabtu (27/9/2014).
Tim pemantau yang dipimpin Dirjen dan diikuti tim transportasi PPIH Daker Makkah mengawali perjalanan dari sebuah terminal bus shalawat di kawasan Misfalah.
Rombongan naik bus shalawat berwarna hijau dengan lambang bendera Indonesia dengan nomor 12. Bus jurusan Bakhutmah-Al Ghaza ini mengantar jamaah haji ke terminal Kudai.
"Kalau menurut saya busnya masih enak. Shockcreaker-nya masih sangat empuk. Sopirnya juga membawanya halus," kata Abdul Djamil di tengah perjalanan, sembari menyapa para jamaah haji Indonesia yang naik bus tersebut.
Kondisi luar bus masih terbilang baru. Sementara interior dari kursi masih bagus dan empuk, ada dua kursi di kanan dan dua kursi di kiri, di bagian belakang ada 5 kursi berderet. Di lorong terdapat pegangan untuk penumpang yang berdiri. Sepanjang perjalanan shalawat disenandungkan lewat sound system yang cukup bagus suaranya.
Dari terminal Kudai, jamaah haji berganti bus warna merah yang dioperasikan perusahaan transportasi Arab Saudi menuju terminal Babmalik persis di belakang Zam-zam Tower. Jamaah haji tinggal berjalan sekitar 200 meter menuju pintu Al Malik Masjidil Haram.Next
(van/jor) Video Terkait
- Jamaah Calhaj Berusaha Kelabui Petugas
- Botram, Makan Bersama di Masjidl Haram